Twin-to-Twin Transfusion Syndrome (TTTS) merupakan komplikasi serius pada kehamilan kembar monokorionik diamniotik yang ditandai dengan aliran darah tidak seimbang antar janin akibat adanya anastomosis vaskular pada plasenta. Kondisi ini berisiko tinggi menyebabkan morbiditas dan mortalitas perinatal dengan angka kematian hingga 80–100% bila tidak ditangani. Selama bertahun-tahun, penatalaksanaan TTTS di Indonesia terbatas pada terapi konservatif seperti amnioreduksi berulang yang bersifat paliatif dan tidak menyelesaikan akar masalah. Inovasi Fetoscopic Laser Photocoagulation (FLP) yang dikembangkan di RSPAL dr. Ramelan menjadi terobosan penting dalam menghadapi tantangan tersebut. Prosedur minimal invasif ini dilakukan dengan memasukkan fetoskop ke dalam rahim melalui kantung ketuban janin resipien, kemudian dilakukan ablasi laser terhadap anastomosis vaskular patologis sehingga sirkulasi janin kembali terpisah. Penerapan FLP di RSPAL dr. Ramelan menunjukkan hasil nyata: dari 8 pasien dengan kehamilan kembar TTTS berisiko tinggi, tindakan berhasil dilakukan pada seluruh kasus dengan kelanjutan persalinan cukup bulan pada sebagian besar pasien. Angka survival minimal satu janin mencapai lebih dari 75%, sementara risiko gangguan neurodevelopmental menurun signifikan dibanding metode konvensional. Dampak kualitatif juga terlihat pada peningkatan kompetensi tenaga medis, penguatan reputasi rumah sakit sebagai pelopor layanan fetomaternal berstandar global, serta meningkatnya kepercayaan masyarakat. Selain manfaat klinis, keberhasilan inovasi ini memperkuat peran rumah sakit militer dalam mendukung kesejahteraan prajurit TNI dan keluarganya, sekaligus membuka akses layanan kesehatan canggih bagi masyarakat luas. Potensi replikasi sangat besar karena FLP merupakan prosedur yang telah terstandarisasi secara internasional dan dapat diadaptasi oleh rumah sakit rujukan lain melalui pelatihan khusus serta dukungan kebijakan nasional. Dengan demikian, inovasi FLP di RSPAL dr. Ramelan bukan hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga menjadi tonggak transformasi layanan maternal-fetal di Indonesia menuju standar global.
Inovator Team: Perorangan / kelompok / Institusi / Perusahaan / Organisasi
© 2025 IHIA – Indonesia Healthcare Innovation Awards Made with purpose. Supported by UPQuality
Comment Form